SWARA DELI




Selasa, 11 Desember 2012

Nyanyian Bumi Seberang (Bona Ni Pasogit)

Jokowi Jurkam Efendi Simbolon


Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo siap menjadi juru kampanye bagi cagub-cawagub Sumatera Utara (Sumut) Efendi MS Simbolon dan Djumiran Abdi. Ini dilakukan karena Jokowi merasa punya hutang budi kepada Efendi."Dulu waktu saya masuk Jakarta, yang nganter saya masuk ke KPU itu Mas Efendi. Nanti kalau disuruh gantian saya juga mau. Apalagi kalau ada penugasan dari partai, saya siap datang," ujar Jokowi dalam konferensi pers Efendi MS Simbolon-Djumiran Abdi di kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta Selasa, (11/12). Hadir dalam konferensi pers tersebut Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri.Menurut Jokowi kedatangannya dalam konpers ini bertujuan untuk saling memberi masukan mengenai bagaimana cara membangun sebuah positioning dan diferensiasi untuk mengemas produk sehingga bisa di terima di masyarakat."Strateginya sih mirip-mirip, tapi nanti akan dimodifikasi. Semua terserah mas Efendi dan Djumiran," lanjut Jokowi,Jokowi juga menyatakan bersedia menjadi juru kampanye pasangan itu asal ada penugasan dari partai.(ram)

BLOKIR ....


Ribuan buruh dari berbagai elemen berunjuk rasa dengan memblokir jalan menuju gerbang jalan tol dan pelabuhan Belawan, Medan, Sumut, Selasa (11/12). Mereka menuntut Pemerintah Provinsi Sumatera Utara segera menaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2013 sebesar Rp 2,2 juta.(Dok)

RESTU MEGAWATI

Calon Gubernur Sumut Effendi Simbolon (kiri) didampingi Cawagub Sumut Djumiran Abdi (kanan)memberikan keterangan saat jumpa pers pemberian arahan dan restu politik oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah) di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (11/12). Effendi Simbolon dan Djumiran Abdi diusung oleh PDIP sebagai cagub dan cawagub untuk maju dalam pemilukada Sumatera Utara pada 2013 mendatang.  Calon Gubernur Sumut Effendi Simbolon (kiri) didampingi Cawagub Sumut Djumiran Abdi (kanan)memberikan keterangan saat jumpa pers pemberian arahan dan restu politik oleh Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri (tengah) di Kantor DPP PDIP, Lenteng Agung, Jakarta, Selasa (11/12). Effendi Simbolon dan Djumiran Abdi diusung oleh PDIP sebagai cagub dan cawagub untuk maju dalam pemilukada Sumatera Utara pada 2013 mendatang.(Dok)

Rabu, 05 Desember 2012

Laskar Hang Tuah Banggakan Amri Tambunan

Bupati Deli Serdang Amri Tambunan mengajak seluruh pengurus dan anggota Laskar Hang Tuah di daerah itu memperkokoh rasa kebersamaan dan kekeluargaan di tengah kehidupan berbangsa dan bernegara.
    “Laskar Hang Tuah yang lahir di tengah-tengah warga Suku Melayu, dikenal memegang teguh ajaran agama, adat istiadat, dan santun tentu dapat menjadi modal kekuatan untuk turut serta bersama elemen masyarakat lain mewujudkan percepatan pembangunan di daerah ini,” katanya, di Lubuk Paka, Selasa.
    Amri menyatakan hal itu ketika menerima audiensi panitia pelantikan Dewan Pengurus Daerah Laskar Hang Tuah Kabupaten Deli Serdang yang diketuai Khalil Munawar.
    Pihaknya menyatakan bangga dengan kehadiran Laskar Hang Tuah yang memiliki semangat kebersamaan dan siap untuk ikut membangun daerah ini. Diakuinya, memulai suatu pekerjaan itu sangat sulit atau dapat diibaratkan seperti mengayuh sepeda, tetapi setelah kayuhan berikutnya akan terasa ringan.
    Diakuinya, pengalaman itu pernah dialaminya beserta segenap jajaram Pemkab Deli Serdang pada saat mulai menggerakkan percepatan pembangunan di Deli Serdang delapan tahun lalu.
    Dikatakan Amri, pada awal masa kepemimpinanya banyak sektor pembangunan yang membutuhkan penanganan serius, seperti infrastruktur jalan, gedung sekolah, sarana kesehatan, dan rumah warga miskin tidak layak huni.
Namun tantangan pembangunan tersebut secara bertahap dapat diatasi dengan dukungan dari masyarakat dan sektor dunia usaha.
    “Semangat kebersamaan yang sudah berjalan baik antara pemerintah dengan masyarakat dan dunia usaha di Deli Serdang yang sudah berjalan baik selama ini memang perlu terus dipertahankan,” ujarnya.
    Sementara itu, Ketua DPD Laskar Hang Tuah Kabupaten Deli Serdang Khalil Munawar, mengakui, kinerja pembangunan di daerah itu yang direalisasikan melalui Gerakan Deli Serdang Membangun (GDSM) telah dirasakan oleh penduduk setempat.
    “Kami merasa bangga dengan kinerja pembangunan di Deli Serdang di bawah kepemimpinan Pak Amri Tambunan,” tambahnya.
    Karena itu, pihaknya mendukung Amri Tambunan ikut dalam bursa pemilihan gubernur Sumut tahun 2013.Pertemuan antara Amri Tambunan dengan jajaran pengurus Laskar Hang tuah turut didampingi para pejabat di lingkungan Pemkab Deli Serdang, di antaranya Asisten I Syafrullah, Kadis Pariwisata Rahmat Nasution, Kepala Badan Kesbang Hasbi Nasution, Kadis Infokom Neken Ketaren, dan Kabag Kemasyarakatan M Taher Siagian.(A)

Bandara Polonia Medan Dipindahkan ke Kuala Namu




                Mulai tahun depan, Bandara Polonia Medan dipindahkan ke Kuala Namu. Ini seiring akan dioperasikannya bandara baru yang terletak di Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara tersebut. PT Angkasa Pura II bakal terlebih dahulu melakukan shadow operation atau operasional bayangan di Bandara Kuala Namu untuk menguji kesiapan infrastruktur penerbangan itu.
                ”Shadow operation akan dilakukan pada awal Januari 2013, tetapi sifatnya terbatas,” kata Manajer Elektronik PT Angkasa Pura II Selamat Samiadji dalam keterangannya kepada wartawan, kemarin. Pihaknya telah memasang berbagai peralatan dan kelengkapan yang dibutuhkan dalam operasional bandara.
Misalnya pemasangan radar pemantau, alat simulasi, menara pemancar, alat bantu cek poin, dan berbagai peralatan lain yang dibutuhkan. Slamet menegaskan, kesiapan perangkat navigasi Bandara Internasional Kuala Namu sudah mencapai 90 persen.
                ’’Semua perangkat navigasi, seperti ATC, Tower Pemancar, V.O.R, dan radar sistem saat ini sudah memasuki tahap shadow operation,’’ tuturnya. Operasional bayangan ini, lanjut Slamet, adalah uji coba terhadap sistem navigasi yang akan digunakan di bandara baru yang ada di Kuala Namu.
                Dia menjelaskan, infrastruktur dari sisi udara itu belum dioperasionalkan karena masih dikoordinasikan lebih lanjut untuk mengetahui kekurangan-kekurangan apa saja yang perlu dilengkapi lagi. ’’Untuk sebuah bandara, semua sistem harus di cek satu per satu, karena ada tahapan prosedur yang harus dipenuhi,’’ katanya.
                Pembangunan proyek terminal Bandara Kuala Namu direncanakan selesai sebelum akhir Desember ini dan siap dioperasikan Maret 2013. Pembangunan sarana fisik gedung terminal sudah seluruhnya selesai dikerjakan. Saat ini sedang dilanjutkan penyempuranaan fasilitas mekanikal dan elektrikal.’’Seluruh kursi di ruang tunggu terminal juga sudah selesai dipasang,’’ kata Kepala Seksi Humas dan Umum Unit Implementasi Proyek Bandara Kuala Namu PT Angkasa Pura II Wisnu Budi Setianto.
                Terminal penumpang Bandara Kuala Namu akan menerapkan konsep check in terbuka seperti Bandara Changi di Singapura. Setiap calon penumpang akan check in terlebih dulu baru melewati proses pemeriksaan x-ray.Penerapan konsep pelayanan tersebut bertujuan untuk menambah kenyamanan bagi calon penumpang di bandara pengganti Bandara Polonia Medan itu.
                Gedung terminal Bandara Kuala Namu memiliki luas 118.930 meter persegi dengan kapasitas terminal maksimum sebanyal 8,1 juta orang per tahun. Apron seluas 200.000 meter persegi dengan daya tampung sebanyak 33 pesawat. Sementara daya tampung Bandara Polonia hanya 11 pesawat.
                Gudang kargo Bandara Kuala Namu seluas 13.000 meter per segi dan area parkir seluas 50.820 meter persegi yang mampu menampung 407 unit taksi bandara, 55 unit bus dan 908 unit mobil. Bandara baru ini diproyeksikan oleh pemerintah menjadi hub penerbangan internasional kawasan regional Asia. (J)

Simalungun Hataran Tidak Direkom, Chairuman Diharap



Kehendak masyarakat Simalungun yang menanti terbentuknya Kabupaten Simalungun Hataran, hingga kini belum terwujud. Sudah ada 19 Rancangan Undang-Undang (RUU) pembentukan 19 daerah otonom baru yang digarap Badan Legislasi (Baleg) DPR, namun Simalungun Hataran tidak masuk di dalamnya.
                                    Nah, pergantian pucuk pimpinan Sumut pada Juni 2013 mendatang, diharapkan membuka pintu bagi terwujudnya kabupaten yang ingin pisah dari Kabupaten Simalungun itu. Cagub dari Partai Golkar, Chairuman Harahap, diharapkan langsung meneken surat rekomendasi persetujuan Pemprov Sumut terhadap usulan pembentukan Kabupaten Simalungun Hataran itu, begitu nantinya terpilih menjadi gubernur Sumut.         
                                    Harapannya ada di tangan Chairuman, lantaran dia yang dianggap paham proses perjuangan pembentukan Kabupaten Simalungun Hataran itu. Ini lantaran Chairuman merupakan mantan Komisi II DPR, sebagai komisi yang mengurusi soal pemekaran.
"Kita harapkan, begitu Pak Chairuman nantinya terpilih, dan mudah-mudahan terpilih, maka PR (pekerjaan rumah, red) dihari pertamanya menjadi gubernur adalah menandatangani surat persetujuan pembentukan Kabupaten Simalungun Hataran untuk diteruskan ke pemerintah pusat," ujar Ketua DPRD Simalungun, Binton Tindaon, saat dihubungi,kemarin.
Dijelaskan, hambatan terbentuknya Kabupaten Simalungun Hataran karena belum adanya rekomendsi dari Plt Gubernur Sumut Gatot Pujo Nugroho. Bukan salah Gatot, tapi karena statusnya sebagai Plt gubernur, tidak boleh meneken rekomendasi usulan pemekaran. "Rekomendasi harus diteken gubernur definitif," ujar Binton.
Binton merupakan salah satu tokoh yang terus mendorong terbentuknya calon kabupaten anyar itu. Pada 23 Februari 2012 silam, dia memimpin delegasi DPRD Simalungun menemui Ketua Komisi II DPR Agun Gunanjar, mendesak agar Simalungun Hataran segera disahkan menjadi kabupaten baru.
Dikatakan Binton, kepada Chairuman juga sudah disampaikan kehendak tersebut dalam sebuah acara semintar di Pematangsiantar pada 29 Nopember 2012. "Di situ kami sampaikan dan beliau menyatakan siap jika itu memang kehendak masyarakat. Beliau juga menyatakan, Simalungun Hataran memang layak menjadi daerah otonom," ujar Tindon, politisi dari Partai Golkar itu.
Kesanggupan Chairuman memuluskan aspirasi terbentuknya Kabupaten Simalungun Hataran itu, lanjut Binton, akan dijadikan salah satu isu yang akan disampaikan ke masyarakat di masa kampanye pilgub Sumut nanti. "Sebagai tim kampanye, kami berharap masyarakat Simalungun juga memberikan dukungan ke pasangan Chairuman-Fadli Nurzal," cetus Tindon.
Bagaimana jika yang menang calon lain? Tindon mengatakan, pihaknya harus optimistis. Namun, jika ternyata calon lain yang menang, Tindon mengaku akan tetap mendesak agar gubernur Sumut yang baru meneken rekomendasi persetujuan pembentukan Kabupaten Simalungun Hataran. (j)