SWARA DELI




Senin, 22 Oktober 2012

Fly Over Simpang Pos Rp92 M

Fly over (jalan layang) Simpang Pos segera dibangun dan saat ini menurut pantauan di lapangan sedang berbenah-benah. Camp kontraktor sedang dibangun  dan pohon pelindung di sepanjang ringroad sudah ditebangi sementara ganti rugi tanah dan bangunan segera dituntaskan. Pihak Kementerian PU menganggarkan Rp92 Miliar untuk pembangunan fly over yang ditujukan mengurai kemacetan arus lalu lintas di sekitar Simpang Pos Padang Bulan.

Sementara itu, persimpangan Jalan Tritura dan Jalan SM Raja Medan Amplas ditata dengan memperlebar lahan agar meminimalisasi kemacetan, pembangunan perlebaran persimpangan ini adalah merupakan satu paket dengan pelebaran Jalan Tritura yang sudah lama diprogramkan dan baru kali ini dapat kita wujudkan, pembangunan persimpangan ini langsung ditinjau  Walikota Medan Drs H Rahudman Harahap MM.

Pelebaran persimpangan ini sudah lama diprogramkan Pemerintah Kota Medan, dan ini merupakan satu paket dengan pelebaran Jalan Tritura. Nantinya persimpangan ini akan ditata dengan sebaiknya, sehingga nantinya tidak memacetkan lalulintas, selain itu juga akan difasilitasi dengan lampu jalan, lampu hias, serta lampu penerangan pada malam hari.
             “ Pemerintah Kota Medan sudah lama mengupayakan ini kira-kira ada sepuluh tahun, sekarang ini baru bisa kita bebaskan, dan ini akan kita jadikan jalur yang tidak memacetkan, sehingga jalan ini nantinya memiliki persimpangan  yang lebar, dan akan difasilitasi dengan lampu jalan dan lampu hias, “ ujar Rahudman.
           Menurutnya, pembangunan pelebaran persimpangan Jalan Trutura-Jalan SM Raja ini diharapkan selesai tahun ini,  dengan pelebaran persimpangan ini nantinya arus lalulintas dapat lancar, tidak lagi sempit seperti sekarang ini, sehingga utilitas lalulintas di Kota Medan dapat memadai.
          “ Diharapkan pembangunan pelebaran persimpangan ini selesai tahun ini, dan dengan pelebaran persimpnagan ini kiranya dapat memperlancar arus lalulintas yang selama ini persimpangan begitu sempit, “ ungkapnya.(p)


Tidak ada komentar:

Posting Komentar