SWARA DELI




Minggu, 21 Oktober 2012

SBY Putuskan Amri Tambunan ke Sumut 1 ?

Dewan Pimpinan Pusat Partai Demokrat (DPP PD) membenarkan,dua nama kandidat calon gubernur Sumut dari partai berlambang mercy itu sudah diserahkan ke Majelis Tinggi PD.Keduanya adalah Sutan Bathoegana Siregar dan Amri Tambunan.Sebaliknya di kawasan Deli Serdang sudah tersiar kabar Amri Tambunan ditetapan SBY sebagai Cagubsu dari PD menuju Sumut 1.Benarkah ?


Ketua DPP PD Bidang Komunikasi dan Informasi, Ruhut Sitompul, membenarkan pernyataan Sutan bahwa dia dan Amri yang disodorkan ke Majelis Tinggi PD yang dipimpin Susilo Bambang Yudhoyono.

"Ya betul. Dua nama itu, Sutan dan Amri. Dua nama itu sudah diserahkan ke Majelis Tinggi," ujar Ruhut Sitompul kemarin.

Pria yang biasa dipanggil Poltak itu memastikan bahwa nama yang akan diusung PD untuk pilgub Sumut nantinya hanya satu dari dua nama itu, yakni Sutan atau Amri. Jadi, kata anggota Komisi III DPR dari Sumut itu, tidak mungkin tiba-tiba muncul nama lain yang ditetapkan sebagai cagub Sumut dari Demokrat."Pokoknya tak mungkin ada nama lain. Nanti Majelis Tinggi yang memutuskan satu nama dari dua nama itu. Pak SBY langsung," cetusnya.

Kapan diputuskan Majelis Tinggi ? Ruhut tidak berani memberi jawaban tegas."Yang jelas sebelum pendaftaran (ke KPU Provinsi Sumut, red), sudah ada nama," ujarnya.Karenanya,Ruhut mengingatkan,siapa pun nama yang ditetapkan,kandidat satunya harus legowo.Pasalnya,kata Ruhut,baik Sutan maupun Amri sudah punya team dan massa pendukung masing-masing.

"Jadi, siapa pun yang ditunjuk, maka team dan pendukung kedua kandidat itu harus koalisi, harus bergabung termasuk konstituennya masing-masing," harapnya.Mengenai dengan partai mana PD berkoalisi, Ruhut mengatakan, juga akan diputuskan oleh Majelis Tinggi. "Majelis Tinggi juga yang akan menetapkan siapa calon wagubnya," terangnya.

Majelis Tinggi PD dipimpin SBY (Ketua Dewan Pembina), dengan anggota Marzuki Alie (Wakil Ketua Dewan Pembina), Anas Urbaningrum (Ketua Umum), Jhonny Allen Marbun (Wakil Ketua Umum), Max Sopacua (Wakil Ketua Umum), dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Sekretaris Jenderal).Dewan Kehormatan Demokrat dan Komisi Pengawas Demokrat juga masuk di keanggotaan Majelis Tinggi.

Sebelumnya Sutan berharap, penetapan cagub dari PD oleh Majelis Tinggi dilakukan secepatnya, tidak mepet menjelang pendaftaran pasangan calon ke KPU Sumut. "Sebenarnya lebih cepat lebih baik, karena bisa punya waktu sosialisasi lebih panjang. Namun, ini semua berdasar keputusan partai. Jadi tunggu saja,” katanya.

Ondim Belum Final

Keputusan rapat pleno Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (DPW PAN) yang menetapkan Syah Affandin alias Ondim -adik Gubernur Sumut non aktif Syamsul Arifin-sebagai calon wakil gubernur (cawagub), berpeluang dimentahkan Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PAN.Keputusan pleno DPW PAN Sumut itu belum merupakan keputusan final. Namun, hanya sebagai masukan DPW ke DPP."Karena pemilihan gubernur itu domain DPP," ujar Juru Bicara DPP PAN, Bima Arya Sugiarto di Jakarta, Jumat ,kemarin.

Hanura Pasrahkan

Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) merupakan satu-satunya partai yang sudah mantab bergandengan dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) untuk mengusung Gatot Pujo Nugroho sebagai calon gubernur Sumut di pilgub 2013 mendatang.

Partai yang dipimpin Jenderal (Purn) Wiranto itu tidak menyodorkan kadernya untuk disandingkan dengan calon incumbent itu. Soal siapa nantinya yang akan menjadi cawagub bersanding dengan Gatot, Hanura menyerahkan sepenuhnya kepada Gatot untuk menentukannya.

Hanya saja, dalam proses pencarian cawagub itu, Gatot diharapkan tetap berkomunikasi dengan pengurus DPD Hanura Sumut. "Kita sepakat mengusung Pak Gatot. Soal siapa pasangannya, kita serahkan sepenuhnya kepada beliau tapi harus tetap berkomunikasi dengan jajaran pengurus DPD Hanura Sumut," ujar Sekretaris Jenderal (Sekjen) DPP Hanura, Dossy Iskandar Prasetyo ,kemarin.

Mengapa Hanura tidak menyodorkan kadernya sendiri untuk mendampingi Gatot? Dossy mengakui, kader partainya belum ada yang layak untuk maju di pilgub Sumut. "Kita rasional saja. Dari internal belum ada yang cukup layak," aku Dossy.(jap)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar